Ivermax 12 Ivermectin 12 mg Kaplet
Produk Dasar
- Nama Produk: Ivermax 12 Ivermectin
- Bentuk Sediaan: Kaplet
- Dosis per Kaplet: 12 mg
- Pabrikan: PT Harsen Laboratories
- Kemasan: 1 Strip @ 10 Kaplet
- Kategori: Obat Antiparasit
- Nomor Registrasi BPOM: DKL2107926604A1
Manfaat/Indikasi
Ivermax 12 digunakan untuk mengobati berbagai infeksi yang disebabkan oleh parasit dan cacing, antara lain:
- Infeksi cacing usus seperti cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Necator americanus, Ancylostoma duodenale), dan cacing benang (Strongyloides stercoralis).
- Infeksi parasit kulit seperti scabies (gatal-gatal akibat tungau Sarcoptes scabiei).
- Infeksi parasit sistemik seperti onchocerciasis (penyakit buta sungai akibat cacing Onchocerca volvulus) dan loiasis (penyakit cacing mata akibat Loa loa).
- Pada beberapa kasus, dapat digunakan sesuai anjuran dokter untuk mengelola infeksi parasit lain setelah evaluasi kondisi pasien.
Dosis dan Penggunaan
Dosis ditentukan berdasarkan berat badan pasien, jenis infeksi, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan, dengan anjuran untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter:
- Infeksi Cacing Usus: Dewasa dan anak-anak dengan berat badan ≥15 kg: Dosis tunggal 200 mcg/kg berat badan (misalnya, pasien dengan berat 60 kg membutuhkan 12 mg atau 1 kaplet Ivermax 12).
- Scabies: Dewasa dan anak-anak ≥15 kg: Dosis tunggal 200 mcg/kg berat badan; pada kasus berat, dokter dapat merekomendasikan dosis kedua setelah 7–14 hari.
- Onchocerciasis dan Loiasis: Dosis disesuaikan berdasarkan tingkat keparahan infeksi dan jenis parasit, biasanya diberikan sebagai dosis tunggal atau dalam siklus pengobatan bertahap sesuai petunjuk dokter.
- Cara Pemberian: Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, namun disarankan untuk diminum bersama makanan yang mengandung lemak untuk meningkatkan penyerapan zat aktif dalam tubuh.
Efek Samping
Efek samping yang muncul dapat bervariasi pada setiap individu, beberapa yang mungkin terjadi meliputi:
- Umum: Sakit kepala, nyeri otot atau sendi, mual, muntah, diare, konstipasi, atau gatal-gatal ringan pada kulit.
- Efek Akibat Kematian Parasit: Pada infeksi onchocerciasis atau loiasis, dapat terjadi reaksi seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri pada bagian tubuh yang terinfeksi, atau gatal-gatal hebat akibat pelepasan zat sisa parasit ke dalam darah.
- Kurang Umum: Tekanan darah rendah, detak jantung tidak teratur, masalah pada sistem saraf seperti pusing parah atau kebingungan, serta reaksi alergi seperti ruam kulit yang menyebar atau pembengkakan wajah, bibir, atau tenggorokan.
- Peringatan Khusus: Penggunaan pada pasien dengan berat badan <15 kg, wanita hamil atau menyusui, serta pasien dengan gangguan hati atau ginjal harus dengan sangat hati-hati dan atas pengawasan dokter.
Catatan Penting
- Jangan mengonsumsi dosis lebih dari yang dianjurkan dokter, karena dapat meningkatkan risiko efek samping serius.
- Selama pengobatan scabies, disarankan untuk membersihkan pakaian, seprai, dan handuk dengan air panas serta menjemur di bawah sinar matahari untuk mencegah penularan kembali.
- Simpan pada suhu ruangan (15°C–30°C), di tempat kering dan terlindungi dari sinar matahari langsung serta jauh dari jangkauan anak-anak.



