Abacavir Sulfate 300 mg adalah obat antiretroviral golongan Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitors (NRTI) yang digunakan sebagai bagian dari terapi kombinasi dalam pengobatan infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus). Obat ini diproduksi oleh Kimia Farma, Jakarta – Indonesia, tersedia dalam kemasan 60 tablet salut selaput. Penggunaannya hanya boleh dengan resep dokter.
Cara Kerja
Abacavir bekerja dengan cara menghambat enzim reverse transcriptase, yaitu enzim yang digunakan HIV untuk menggandakan materi genetiknya. Dengan terhambatnya enzim ini, virus tidak dapat berkembang biak secara optimal, sehingga jumlah virus dalam darah (viral load) berkurang dan sistem kekebalan tubuh tetap terjaga.
Penggunaan
- Digunakan bersama obat antiretroviral lainnya (kombinasi terapi HIV).
- Dosis umum: 300 mg, diminum 1–2 kali sehari sesuai petunjuk dokter.
- Dapat diminum dengan atau tanpa makanan.
- Jangan menghentikan penggunaan tanpa konsultasi medis karena dapat meningkatkan risiko resistensi obat.
Peringatan Penting
- Reaksi Hipersensitivitas Berat (Alergi): Abacavir dapat menimbulkan reaksi alergi serius dan berpotensi fatal. Pasien dengan genetik HLA-B*5701 positif berisiko lebih tinggi, sehingga pemeriksaan genetik dianjurkan sebelum penggunaan.
- Jika muncul gejala seperti demam, ruam, mual, muntah, diare, sakit perut, batuk, atau sesak napas, segera hentikan obat dan hubungi tenaga medis.
- Tidak disarankan untuk pasien dengan gangguan hati berat.
- Gunakan secara teratur sesuai jadwal agar hasil pengobatan maksimal.
Efek Samping Umum
Beberapa efek samping yang dapat terjadi selama penggunaan Abacavir antara lain:
- Mual, muntah, sakit kepala, atau diare
- Rasa lelah dan tidak enak badan
- Ruam kulit ringan
- Peningkatan enzim hati atau lipid dalam darah (ditemukan melalui pemeriksaan laboratorium)
Efek samping berat jarang terjadi, tetapi hipersensitivitas harus selalu diwaspadai.
Interaksi Obat
Abacavir dapat berinteraksi dengan beberapa obat lain, di antaranya:
- Metadon: Abacavir dapat menurunkan konsentrasi metadon dalam darah sehingga mungkin diperlukan penyesuaian dosis.
- Obat lain untuk HIV: Harus dikombinasikan sesuai arahan dokter untuk menghindari resistensi.
- Konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan bersama obat lain, termasuk obat bebas atau herbal.
Kesimpulan
Abacavir Sulfate 300 mg adalah obat antiretroviral penting dalam pengobatan HIV, efektif menekan jumlah virus dalam tubuh bila digunakan secara teratur dan sesuai resep. Namun, penggunaannya memiliki risiko reaksi alergi serius sehingga wajib dalam pengawasan dokter.






